Skip to main content

Pertemuan 3 15 Oktober 2021

 Pada Pertemuan Minggu Ke-4 Matakuliah Social Networking Analysis Membahas Tentang Representasi Model Sna (Graf, Edge List Dan Matrix Adjacency) Yang Kemudian Diberikan Tugas Untuk Membuat Jejaring Social Sendiri.

Graf Sendiri Merupakan Wakil Suatu Jejaring Yang Dapat Terbentuk Ketika Ada Entitas (Manusia, Perusahaan, Organisasi, Dll) Yang Melakukan Interaksi Dengan Entitas Lainnya Namun Dalam Satu Lingkup Social.

Terdapat Beberapa Cara Umum Untuk Memformulasikan Sebuah Graf, Diantaranya Menggunakan Edge List Dan Adjacency Matrix. Kedua Cara Tersebut Dapat Digunakan Untuk Merepresentasikan Jejaring Sosial Yang Memiliki Arah, Tidak Memiliki Arah, Memiliki Bobot, Tidak Memiliki Bobot.

* Tugas Membuat Jejaring Sosial Yang Di Representasikan Menggunakan Edge list dan Edjacency Matrix.


Rian       :kerumah barik yo duk gua ajak Akbar juga

Rian       : Bar ayo ama duky kerumah Barik

Duky      :Ayo, bar ikut yo kerumah barik malem ini

Akbar    :boleh tuh kita kerumah barik

Rian       :gua telpon dulu ya bariknya ada apa nggak dirumah “rikk ada dirumah kan?”

Duky      :Rik!! Gua mau pada kerrumah lu malem ini

Akbar    :rik, gua Rian Duky kerumah yaaada di rumah kan rikk?


















1.      1. Jejaring sosial tanpa arah tanpa bobot

a. Adje List Array
















 

B. Adje list table

node

node

Rian

Duky

Rian

Akbar

Duky

Akbar

Rian

Barik

Duky

Barik

Akbar

Barik

 

 

c.  Adjacency matrix

Node

Rian

Duky

Akbar

Barik

Rian

-

1

1

1

Duky

1

-

1

1

Akbar

1

1

-

1

Barik

1

1

1

-


2. Jejaring Berarah

a. Adge list










b. adjacency Matrix

Node

Rian

Duky

Akbar

Barik

Rian

-

1

1

1

Duky

0

-

1

1

Akbar

0

0

-

1

Barik

0

0

0

-


3. Jejaring Berbobot










a. Adje List

Node

Node

Weight

Rian

Duky

20

Rian

Akbar

15

Duky

Akbar

15

Rian

Barik

10

Duky

Barik

15

Akbar

Barik

10

 

b. Adjacency Matrix

Node

Rian

Duky

Akbar

Barik

Rian

-

20

15

10

Duky

0

-

15

15

Akbar

0

0

-

10

Barik

0

0

0

-

 


Comments

Popular posts from this blog

PERTEMUAN SOCIAL NETWORK ANALISIS MINGGU 12

Pada minggu ini kita di beri tugas mencari pendapat tentang etika pada SNA. Berikut penjabaran nya Etika pada penelitian Social Network Analysis (SNA)  sangat penting dalam melakukan analisis jaringan sosial.  Analisi jaringan ini harsus dilakukan dengan metode yang benar dan harus memperhatikan etika yang berlaku. Paling penting adalah etika yang berhubungan dengan responden atau informan. Ada sejumlah prinsip etika yang penting dalam penelitian sosial, terutama yang berkaitan dengan hubungan antara peneliti dan pihak yang diteliti, yaitu 1. Aspek yang berkaitan dengan proses pengambilan data.  - Prinsip kesukarelaan (Voluntary) - Informasi terbuka - Tidak boleh merugikan informan baik fisik maupun psikis 2. Aspek etika yang berkaitan dengan penulisan laporan - Prinsip anonimitas - Kerahasiaan (Confidentiality)     Masalah dalam metode analisis jaringan komunikasi ini tidak mungkin bisa anonim. Hal ini karena karakteristik utama dari analysis jaringan adal...

KONSEP DASAR METODE SNA DAN PENGENALAN SOFTWARE SNA pertemuan 4

Konsep dasar dalam SNA  Jejaring sosial memiliki dua elemen dasar dan satu opsional : 1. Satu set node (alias simpul) - objek dalam jaringan  2. Satu set atau set hubungan (alias relasi, koneksi, edge, arc -ties bisa diarahkan atau tidak  3. Opsional, sekumpulan atribut - informasi tambahan yang kita miliki tentang node ada beberapa fungsi yang dapat dilakukan dari SNA diantara lain: • Network - Bagaimana merepresentasikan berbagai jaringan sosial  • Tie Strengths - Bagaimana mengidentifikasi kekuatan ikatan dalam jaringan  • Key Player - Bagaimana mengidentifikasi ‘Key central node’ dalam jaringan  • Cohesion - Mengukur keseluruhan sturktur jaringan  Matrik kedekatan (Adjacency Matrix) – Directed and Binary  Node Rian Duky Akbar Barik Rian - 1 1 1 Duky 1 - 1 1 Akbar 1 1 ...

Social Network analysis

Jumat 1 Oktober. Minggu pertama menjelaskan gambaran umum SNA Komunitas merupakan wadah untuk saling bertukar informasi dan pikiran antar anggota grup. Hal ini membuat grup pada media sosial menjadi ladang informasi, baik informasi yang disebutkan secara eksplisit ( eksplisit  adalah informasi yang diungkapkan secara jelas dengan struktur leksikal dan bentuk gramatikal)  ataupun secara implisit( Informasi  implisit  adalah informasi yang tidak mempunyai bentuk, tetapi merupakan bagian dari keseluruhan komunikasi yang dimaksud oleh penulisnya ) Pemetaan dan pengukuran alur interaksi dilengkapi  dengan analisis pola alur interaksi, yang  didefinisikan sebagai Social Network Analysis. SNA memandang hubungan sosial  dalam hal teori jaringan yang terdiri dari node dan hubungan (juga disebut tepi, link, atau koneksi). Node adalah aktor individual dalam jaringan, dan hubungan adalah hubungan antara aktor. Struktur berbasis grafik yang dihasilkan seringkali s...